Sabtu, April 18, 2026
BerandaLainnyaSampah Tiga Gili Mencapai 18 Ton Perhari, DPRD NTB Minta Pengolahan Sampah...

Sampah Tiga Gili Mencapai 18 Ton Perhari, DPRD NTB Minta Pengolahan Sampah Bersinergi Dengan Provinsi

Portallombok : Masalah pengelolaan sampah di kawasan wisata Tiga Gili, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air di Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara (KLU), hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan pelaku usaha pariwisata. Belum tersistemnya pengelolaan sampah dinilai menjadi persoalan serius. Padahal, dengan luas wilayah daratan yang relatif kecil, khususnya Gili Trawangan yang hanya sekitar 3,4 kilometer persegi, kawasan ini harus menampung timbulan sampah mencapai 18 ton setiap hari.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),  sekaligus Ketua Komisi II DPRD NTB, Lalu Pelita Putra, , lonjakan jumlah wisatawan yang terus terjadi harus diimbangi dengan penanganan sampah yang serius dan terencana. Ia menyebut, fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang ada saat ini belum mampu berfungsi secara optimal.

“Banyak sampah menggunung di TPST karena mesin insinerator yang tersedia hanya mampu mengolah sekitar 5 sampai 10 ton sampah per hari. Sementara timbulan sampah di Gili Trawangan bisa mencapai 18 ton per hari,” ujar Pelita.

Ia menilai kondisi tersebut menuntut adanya sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten. Menurutnya, keterbatasan kemampuan mesin pengolahan sampah tidak boleh sampai mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Tiga Gili.

“Tumpukan sampah ini harus segera diatasi dengan pengadaan mesin mixer untuk mencacah sampah dalam jumlah besar. Bahkan, bila diperlukan, sebagian sampah juga perlu diangkut ke daratan. Di sinilah pentingnya kolaborasi antara Pemprov NTB dan Pemkab KLU,” jelasnya.***

Vr.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments