Minggu, Oktober 18, 2026
BerandaLainnyaKekeringan Di Sejumlah Daerah Di NTB, DPRD Minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

Kekeringan Di Sejumlah Daerah Di NTB, DPRD Minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Percepat Distribusi Air Bersih

Portallombok – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mempercepat distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan, khususnya di Pulau Lombok dan sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa seperti Bima.

Anggota Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi NasDem, Haji Suharto, mengatakan penanganan kekeringan saat ini masih membutuhkan langkah konvensional berupa pendistribusian air menggunakan mobil tangki. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air minum dan air bersih, tetap terpenuhi.

“Solusi jangka pendek ini BPBD harus segera mengarahkan armadanya untuk mendrop air ke titik-titik yang tingkat kekeringannya tinggi. Jangan sampai rakyat tidak bisa minum, jangan sampai rakyat tidak bisa mandi menggunakan air bersih,” kata Suharto, Rabu 16 September 2026.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan kekeringan melalui BPBD. Anggaran tersebut kemudian dapat digunakan untuk mendukung penanganan di daerah melalui BPBD kabupaten/kota.

Wakil rakyat asal Lombok Barat ini menilai, distribusi air bersih menjadi semakin penting karena sumur masyarakat di sejumlah wilayah juga mengalami kekeringan. Bahkan, sumur bor yang dibuat cukup dalam belum tentu menghasilkan air ketika kondisi cadangan air tanah menurun.
“Sumur-sumur juga banyak yang kering. Bahkan ada sumur bor yang meskipun sudah dalam, airnya tidak ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila anggaran penanganan kekeringan yang tersedia tidak mencukupi, pemerintah dapat menggunakan anggaran darurat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dirinya berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan kekeringan ketika bencana terjadi, tetapi mulai membangun sistem penyediaan air yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, ketergantungan masyarakat terhadap distribusi air menggunakan mobil tangki dapat dikurangi.
“Jangan hanya ketika kekeringan baru kita bergerak. Potensi sumber air yang ada harus mulai dikelola agar kebutuhan air masyarakat bisa terjamin dalam jangka panjang,” tutupnya

Vr.46

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments