Sabtu, April 18, 2026
BerandaLainnyaAjakan Pimpinan DPRD NTB Kepada Masyarakat, Sambut Bulan Suci Ramadhan Dengan Penuh...

Ajakan Pimpinan DPRD NTB Kepada Masyarakat, Sambut Bulan Suci Ramadhan Dengan Penuh Suka Cita

Portallombok – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan DPRD NTB Drs Haji Muzihir, mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci ini dengan penuh suka cita serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua Umum DPW PPP NTB ini juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada bulan suci penuh barokah.

“Marhaban ya Ramadan. Mari kita sambut bulan Ramadan ini dengan riang gembira sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadan, maka diharamkan jasadnya masuk neraka,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026 diruang kerjanya.

Ia mengimbau masyarakat Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya agar menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan sesuai tuntunan agama.

Menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi NTB ini, perbedaan awal Ramadan yang kerap terjadi di tengah masyarakat merupakan hal yang biasa dan harus disikapi dengan kedewasaan dalam beragama.

“Perbedaan hari itu sudah biasa sejak zaman Nabi. Kita harus dewasa dalam beragama. Mau 29 atau 30 hari, yang penting kita menjalankan puasa satu bulan penuh sesuai keyakinan dan tuntunan masing-masing,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat non-Muslim untuk saling menghormati dan bersama-sama menjaga situasi daerah agar tetap aman dan kondusif selama Ramadan.

Terkait potensi gangguan ketertiban seperti balap liar yang kerap terjadi usai salat tarawih, khususnya di kawasan Udayana dan jalan lingkar, Muzihir meminta aparat keamanan bertindak tegas.

Ia mengimbau jajaran TNI dan Polri, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah aksi balap liar maupun tawuran.

“Kalau dibiarkan, bukan hanya anak-anak Mataram yang datang, bisa juga dari Lombok Tengah, Lombok Timur, KLU dan daerah lainnya. Ini harus diantisipasi agar masyarakat tetap tenang beribadah,” jelasnya.

Wakil Ketua III DPRD NTB ini juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. Ia menyebutkan, ceramah singkat (kultum) di masjid dan siaran keagamaan, termasuk melalui RRI, dapat menjadi sarana efektif membangun kesadaran spiritual, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

Selain itu, ia mengingatkan para orang tua agar mengawasi aktivitas anak-anak, terutama setelah salat tarawih.

“Jangan sampai alasannya tarawih, tetapi ternyata sudah janjian untuk balap-balapan. Anak-anak tetap harus diawasi meskipun merasa sudah besar,” ujarnya.

Untuk mengisi bulan Ramadan, Wakil Rakyat Dapil Kota Mataram ini mengajak masyarakat agar tetap produktif dan tidak menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan.

“Jangan alasan puasa lalu tidak mau bekerja. Kerja itu ibadah, tidur orang berpuasa pun ibadah. Yang penting kita isi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat,” katanya.

Ia juga mendorong pengurus masjid dan musala untuk menyemarakkan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif, seperti pembagian takjil, pengajian, dan kegiatan sosial lainnya.

“Semarakkan masjid dengan kegiatan keagamaan dan sosial. Insyaallah, jika kita isi dengan hal-hal baik, daerah kita akan dijaga oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pengawasan dari semua pihak, diharapkan pelaksanaan ibadah Ramadan di Nusa Tenggara Barat dapat berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan.

vr.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments