Portallombok – Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Ari, mengatakan pemberian potongan harga tiket, terutama bagi masyarakat di wilayah NTB, dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah penonton.
Menurutnya, promosi penyelenggaraan MotoGP juga perlu diperluas ke berbagai daerah sehingga informasi mengenai ajang balap internasional tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Promosi harus terus diperkuat, tidak hanya di NTB, tetapi juga ke daerah-daerah lain. Berbagai media komunikasi dapat dimanfaatkan agar informasi mengenai MotoGP Mandalika semakin luas diketahui masyarakat,” ujarnya (21/07/26)
Ia menilai penyelenggaraan MotoGP dari tahun ke tahun telah mengalami perbaikan. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan, terutama terkait akses transportasi menuju kawasan sirkuit yang masih kerap mengalami kemacetan saat pelaksanaan acara.
“Transportasi menuju sirkuit masih perlu dibenahi agar masyarakat maupun wisatawan merasa lebih nyaman saat menghadiri MotoGP,” katanya.
Selain aspek pelayanan, penyelenggaraan MotoGP juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai perlu terus diperluas sehingga dampak ekonomi dari ajang internasional tersebut dapat dirasakan secara merata.
Di sisi lain, Sitti Ari menyoroti tingginya tarif hotel dan akomodasi yang kerap terjadi saat berlangsungnya event berskala internasional. Menurutnya, lonjakan harga tersebut berpotensi mengurangi minat wisatawan domestik untuk berkunjung ke NTB.
“Pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan harga hotel agar tetap dalam batas yang wajar. Jika tarif akomodasi terlalu tinggi, masyarakat tentu akan mempertimbangkan kembali untuk datang,” ungkapnya.
Ia juga berharap harga tiket MotoGP maupun tarif transportasi menuju lokasi penyelenggaraan tetap terjangkau sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk menyaksikan balapan secara langsung.
Menurutnya, pemerintah daerah dapat mendorong penyelenggaraan berbagai event pendukung serta mengembangkan destinasi wisata unggulan, seperti Sembalun, Senggigi, dan kawasan potensial lainnya. Dengan demikian, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di NTB.
“Harapannya, wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan MotoGP, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata yang dimiliki NTB. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata maupun perekonomian masyarakat,” tutupnya.***
Vr.




